INKLUSI LOGO Full Color Stacked - English

Publikasi

Filter

Pencarian

Kategori Publikasi

Urutkan berdasar:

Infografis

Infografis ini diterbitkan oleh Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) Riau, salah satu anggota Konsorsium PERMAMPU, dengan dukungan Program Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI).

Infografis ini mengangkat isu akibat perkawinan anak, khususnya ketika anak dinikahkan sebelum usia yang ditetapkan dalam UU No. 16 Tahun 2019. Anak laki-laki dan perempuan sama-sama menghadapi risiko, namun anak perempuan lebih rentan mengalami dampak yang lebih besar. Risiko tersebut mencakup aspek pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan, termasuk tingginya kemungkinan kematian ibu dan anak.

Informasi dalam publikasi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab tim produksi dan tidak mencerminkan pandangan Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Australia.

Dokumen

Publikasi ini diterbitkan oleh Yayasan BaKTI dengan dukungan Program Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI). Buku “Setara Berdaya dan Inklusif: Cerita Perubahan & Pembelajaran 2” merupakan kumpulan cerita perubahan dan pembelajaran dari implementasi Program INKLUSI-BaKTI di tujuh kabupaten/kota pada lima provinsi sepanjang 2024–2025.

Tulisan-tulisan dalam buku ini merekam capaian, pengalaman, tantangan, serta praktik baik yang lahir dari kerja sama BaKTI bersama mitra lokal dalam mendorong masyarakat yang lebih setara, berdaya, dan inklusif.

Informasi yang terdapat dalam publikasi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab tim produksi dan tidak mencerminkan pandangan Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Australia.

Dokumen

Publikasi ini diterbitkan oleh Yayasan BaKTI dengan dukungan Program Kemitraan Australia–Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI). Buku “Menuju Masyarakat Inklusif: Cerita Perubahan dan Pembelajaran” merupakan publikasi kedua yang mendokumentasikan proses, capaian, dan pembelajaran Program INKLUSI-BaKTI sepanjang 2022–2023.

Tulisan-tulisan di dalamnya disusun langsung oleh tim program dari mitra lokal Yayasan BaKTI, sehingga setiap cerita merupakan laporan nyata dari lapangan. Buku ini memotret perjalanan program sejak pertengahan 2022 hingga akhir 2023 di tujuh kabupaten/kota, merekam pengalaman, capaian, tantangan, serta praktik baik yang lahir dari kerja sama BaKTI dengan mitra lokal dalam mendorong perubahan menuju masyarakat yang lebih inklusif.

Informasi yang terdapat dalam publikasi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab tim produksi dan tidak mencerminkan pandangan Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Australia.

Dokumen

Publikasi ini diterbitkan oleh Yayasan BaKTI dengan dukungan Program Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI). Buku “Bersama Melakukan Perubahan: Belajar dari Program INKLUSI-BaKTI” merupakan publikasi pertama yang mendokumentasikan proses, capaian, dan pembelajaran Program INKLUSI-BaKTI sepanjang 2022–2023.

Buku ini menyajikan kisah implementasi Program INKLUSI-BaKTI, ditulis untuk tujuan dokumentasi dan pembelajaran. Setiap tulisan merekam capaian, pengalaman, tantangan, serta praktik baik yang lahir dari kerja sama BaKTI dengan mitra lokal dalam mendorong perubahan menuju masyarakat yang lebih inklusif.

Informasi yang terdapat dalam publikasi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab tim produksi dan tidak mencerminkan pandangan Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Australia.

Nawala

Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI), berusaha untuk meningkatkan partisipasi kelompok-kelompok yang terpinggirkan dalam pembangunan sosial-budaya, ekonomi, dan politik di Indonesia, serta manfaat yang mereka peroleh dari pembangunan tersebut. INKLUSI bekerja sama dengan pemerintah dan mitra-mitra masyarakat sipil untuk mendorong upaya memajukan kesetaraan gender, hak-hak penyandang disabilitas, dan inklusi sosial. INKLUSI mendukung agenda pemerintah Indonesia dalam mencapai masyarakat yang inklusif dengan mendukung rencana pembangunan nasional dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

INKLUSI merupakan program kemitraan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia yang berlangsung selama 8 tahun (2021 – 2029) dengan anggaran hingga AUD 120 juta. Program ini bermitra dengan 11 organisasi masyarakat sipil Indonesia, 8 lembaga penelitian, dan jaringan mereka yang tersebar di 33 provinsi, >120 kabupaten/kota, >800 desa di Indonesia.

Baca nawala ‘Kabar INKLUSI’ kami untuk mengetahui kegiatan kami selama April – June 2025.

Dokumen

Publikasi ini diterbitkan oleh Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB Indonesia) dengan dukungan Program Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI). Substansi panduan ini disarikan dari rangkaian pelatihan “Mendorong Pengarusutamaan Inklusi Difabel dalam RPJMD” serta diskusi publik “Inklusi Difabel dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)” yang diselenggarakan pada 22–23 Desember 2024. Panduan ini menyajikan hasil dari kedua kegiatan tersebut dalam bentuk praktis yang dapat digunakan sebagai referensi.

Informasi yang terdapat dalam publikasi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab tim produksi dan tidak mencerminkan pandangan Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Australia.

Dokumen

Buku ini merupakan hasil penelitian yang disusun dan diterbitkan oleh Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak (PUSKAPA) Universitas Indonesia, sebagai mitra penelitian, bekerja sama dengan mitra Organisasi Masyarakat Sipil Migrant CARE, dengan dukungan dari Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI).

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan masukan kepada mitra pelaksana INKLUSI dalam mengadvokasi dan mengembangkan model perawatan berbasis komunitas. Selain itu, studi ini juga memberikan rekomendasi kepada pemerintah Indonesia terkait implementasi strategi dan kebijakan ekonomi perawatan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Informasi yang terdapat dalam publikasi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab tim produksi dan tidak mencerminkan pandangan Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Australia.

Nawala

Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif, atau INKLUSI, berusaha untuk meningkatkan partisipasi kelompok-kelompok yang terpinggirkan dalam pembangunan sosial-budaya, ekonomi, dan politik di Indonesia, serta manfaat yang mereka peroleh dari pembangunan tersebut. INKLUSI bekerja sama dengan pemerintah dan mitra-mitra masyarakat sipil untuk mendorong upaya memajukan kesetaraan gender, hak-hak penyandang disabilitas, dan inklusi sosial. INKLUSI mendukung agenda pemerintah Indonesia dalam mencapai masyarakat yang inklusif dengan mendukung rencana pembangunan nasional dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

INKLUSI merupakan program kemitraan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia yang berlangsung selama 8 tahun (2021 – 2029) dengan anggaran hingga AUD 120 juta. Program ini bermitra dengan 11 organisasi masyarakat sipil Indonesia, 8 lembaga penelitian, dan jaringan mereka yang tersebar di 32 provinsi, >120 kabupaten/kota, >800 desa di Indonesia.

Baca nawala ‘Kabar INKLUSI’ kami untuk mengetahui kegiatan kami selama Januari – Maret 2025.

Baca Cerita Terbaru Kami