{"id":9943,"date":"2026-05-10T17:34:30","date_gmt":"2026-05-10T10:34:30","guid":{"rendered":"https:\/\/inklusi.or.id\/?p=9943"},"modified":"2026-05-15T17:39:35","modified_gmt":"2026-05-15T10:39:35","slug":"dari-aspirasi-ke-aksi-kdk-prapatan-dorong-layanan-publik-yang-aksesibel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/inklusi.or.id\/id\/berita-cerita\/cerita\/dari-aspirasi-ke-aksi-kdk-prapatan-dorong-layanan-publik-yang-aksesibel\/","title":{"rendered":"Dari Aspirasi ke Aksi: KDK Prapatan Dorong Layanan Publik yang Aksesibel"},"content":{"rendered":"<p>Balikpapan, Kalimantan Timur \u2014\u00a0 Bagi sebagian besar orang, mengurus administrasi di kantor kelurahan terasa mudah. Namun bagi penyandang disabilitas di Kelurahan Prapatan, Kota Balikpapan, hal itu sebelumnya penuh hambatan \u2014 tangga curam, meja pelayanan yang terlalu tinggi, dan toilet yang belum ramah kursi roda.<\/p>\n<p>Kini kondisi itu perlahan berubah. Kantor Kelurahan Prapatan mulai menjadi ruang layanan publik yang lebih aksesibel bagi semua warga. Hal ini berkat kerja sama antara Kelompok Difabel Kelurahan (KDK), pemerintah kelurahan, dan Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia bersama mitra lokalnya, Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalimantan Timur, dengan dukungan Kemitraan Australia\u2013Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI).<\/p>\n<div class=\"mceTemp\"><\/div>\n<figure id=\"attachment_9958\" aria-describedby=\"caption-attachment-9958\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-9958\" src=\"https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Kantor_Kelurahan_Prapatan_Balikpapan.jpg\" alt=\"-\" width=\"800\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Kantor_Kelurahan_Prapatan_Balikpapan.jpg 1024w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Kantor_Kelurahan_Prapatan_Balikpapan-300x225.jpg 300w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Kantor_Kelurahan_Prapatan_Balikpapan-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9958\" class=\"wp-caption-text\">Kondisi sebelumnya akses Kantor Kelurahan Prapatan yang hanya memiliki akses tangga curam di pintu masuk utama.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sejak akhir 2022, Kelurahan Prapatan menjadi salah satu wilayah dampingan SIGAB Indonesia. KDK dibentuk di sini dan lima kelurahan lainnya di Kota Balikpapan sebagai ruang bagi penyandang disabilitas untuk berorganisasi, mengembangkan kemampuan, dan menyampaikan aspirasi dalam pembangunan tingkat kelurahan.<\/p>\n<p>Perubahan fisik bermula dari usulan KDK dalam Musrenbang 2023, yang kemudian direalisasikan pada 2024 melalui dukungan pemerintah kelurahan, kecamatan, dan kota. Dimulailah pembangunan bidang miring untuk kursi roda, tangga yang lebih aman, meja pelayanan yang lebih rendah, hingga renovasi toilet yang aksesibel.<\/p>\n<figure id=\"attachment_9944\" aria-describedby=\"caption-attachment-9944\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-9944 size-large\" src=\"https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0063-1-1-1024x683.jpg\" alt=\"-\" width=\"800\" height=\"534\" srcset=\"https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0063-1-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0063-1-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0063-1-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0063-1-1-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0063-1-1-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9944\" class=\"wp-caption-text\">Untung Slamet, penyandang disabilitas fisik, menggunakan fasilitas bidang miring di Kantor Kelurahan Prapatan.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Untung Slamet, Ketua KDK Prapatan yang merupakan penyandang disabilitas fisik, merasakan langsung manfaatnya.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Dulu saya harus naik tangga yang cukup tinggi untuk masuk ke kantor kelurahan. Sekarang aksesnya jauh lebih mudah dan sangat membantu teman-teman disabilitas,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_9956\" aria-describedby=\"caption-attachment-9956\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-9956 size-large\" src=\"https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0066-1-1-1024x683.jpg\" alt=\"-\" width=\"800\" height=\"534\" srcset=\"https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0066-1-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0066-1-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0066-1-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0066-1-1-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0066-1-1-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9956\" class=\"wp-caption-text\">Area tunggu kursi roda yang disediakan untuk mendukung kenyamanan dan mobilitas pengguna layanan.<\/figcaption><\/figure><\/blockquote>\n<p>Lurah Prapatan, Reza Dipa Pradeka, mengakui bahwa kehadiran KDK membuka perspektif baru bagi pemerintah kelurahan.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Sebelum ada KDK, aspirasi teman-teman disabilitas belum banyak terlihat. Sekarang kami jadi lebih memahami kebutuhan mereka,&#8221; katanya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Perubahan dilakukan bertahap sesuai kemampuan anggaran, dengan prinsip bahwa aksesibilitas adalah hak seluruh warga, termasuk lansia, ibu hamil, dan warga dengan keterbatasan mobilitas lainnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_9952\" aria-describedby=\"caption-attachment-9952\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-9952 size-large\" src=\"https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0072-2-1-1024x683.jpg\" alt=\"-\" width=\"800\" height=\"534\" srcset=\"https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0072-2-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0072-2-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0072-2-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0072-2-1-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/INKLUSI_Balikpapan_0072-2-1-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9952\" class=\"wp-caption-text\">Meja layanan administrasi yang dirancang lebih rendah agar dapat diakses dengan nyaman oleh pengguna kursi roda, lansia, ibu hamil, dan warga lainnya.<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_9962\" aria-describedby=\"caption-attachment-9962\" style=\"width: 798px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-9962\" src=\"https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Image-2.jpg\" alt=\"-\" width=\"798\" height=\"598\" srcset=\"https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Image-2.jpg 1024w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Image-2-300x225.jpg 300w, https:\/\/inklusi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Image-2-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 798px) 100vw, 798px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9962\" class=\"wp-caption-text\">Lurah Prapatan bersama Ketua KDK, Untung Slamet, dan perwakilan PPDI Kalimantan Timur saat melakukan advokasi aksesibilitas layanan publik di Kantor Kelurahan Prapatan sebelum fasilitas layanan menjadi lebih aksesibel.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Di luar advokasi layanan publik, KDK Prapatan juga menjadi ruang pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan seperti kerajinan manik-manik khas Kalimantan, <em>ecoprint<\/em>, kuliner, <em>public speaking<\/em>, hingga pembuatan konten. Saat ini KDK Prapatan memiliki sekitar 50 anggota dengan beragam disabilitas.<\/p>\n<p>Membangun kelompok ini bukan tanpa tantangan. Untung mengisahkan bahwa banyak keluarga awalnya ragu mengizinkan anggotanya bergabung karena stigma yang masih kuat.<\/p>\n<p>&#8220;Kami harus datang berkali-kali ke rumah warga dan bicara baik-baik dengan keluarganya. Pelan-pelan mereka mulai membuka diri,&#8221; kenangnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kami ingin teman-teman disabilitas bisa mandiri dan percaya diri. Bukan hanya dilibatkan, tapi juga punya kesempatan berkembang,&#8221; tambah Untung.<\/p>\n<p>Melalui Program INKLUSI, SIGAB Indonesia bersama mitra akan terus memperkuat Kelompok Difabel Desa\/Kelurahan sebagai ruang partisipasi penyandang disabilitas dalam pembangunan \u2014 mendorong layanan publik yang lebih aksesibel, partisipasi yang lebih setara, dan kebijakan yang lebih responsif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Balikpapan, Kalimantan Timur \u2014\u00a0 Bagi sebagian besar orang, mengurus administrasi di kantor kelurahan terasa mudah. Namun bagi penyandang disabilitas di Kelurahan Prapatan, Kota Balikpapan, hal itu sebelumnya penuh hambatan \u2014 tangga curam, meja pelayanan yang terlalu tinggi, dan toilet yang belum ramah kursi roda. Kini kondisi itu perlahan berubah. Kantor Kelurahan Prapatan mulai menjadi ruang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":9960,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"rank_math_lock_modified_date":false,"footnotes":""},"categories":[186],"tags":[],"class_list":["post-9943","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerita"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/inklusi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9943"}],"collection":[{"href":"https:\/\/inklusi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/inklusi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inklusi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inklusi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9943"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/inklusi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9943\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9966,"href":"https:\/\/inklusi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9943\/revisions\/9966"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inklusi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9960"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/inklusi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9943"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/inklusi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9943"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/inklusi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9943"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}